PUISI KUPU-KUPU
Hari ke 25 di
bulan Agustus, gue iseng-iseng bikin puisi. Jangan tanyakan untuk siapa puisi
ini, karena gue sendiri ngga tau. Tapi yang jelas, puisi ini gue buat ketika
Anu [masih] berhasil menguasai isi otak gue sekarang. (Mungkin ini yang bikin
gue ngga konsen ngerjain tugas sekolah -___-)
Kupu-kupu
Dalam dekapmu aku damai
Disandaran pundakmu ada ketenangan
Dalam tatapmu aku rinai
Tak kusangka ternyata hadirmu
Mampu menyesakkan dadaku
Cinta, secepat itukah
datangmu
Aku merasa bahagia
Seakan ribuan kupu-kupu
Menari di atas kepalaku
Tak ingin kuhentikan semua
Kupu-kupu jangan pergi
Biarkan aku merasakan
bahagianya bersamamu
Wahai anu, this words is
dedicated for you.Jangan tanyakan kenapa gue
jadi puitis gini plisss -…- gue gini karena ada kupu-kupu
yang datang secara tiba-tiba. dan sampai sekarang pun dia ngga mau berkelana ke
tempat lain. Sama seperti kamu, iya, kamu! /gombal gagal ala aul/
Hoho, bye :D
Komentar
Posting Komentar